Analisis Dampak Eksternalitas Usaha Ternak Babi Terhadap Kehidupan Masyarakat (Studi Kasus Wirsi Arkuki Kelurahan Manokwari Barat Distrik Manokwari Barat)

  • Devarata Nelwan FEB - UNIPA
  • Sisilia Maria Parinusa FEB - UNIPA
  • Ketysia Imelda Tewernussa FEB - UNIPA

Abstract

If managed optimally, pig farming can have a positive impact on society, namely as an export commodity, can produce meat as a processed product that can be consumed by the community, support the economy of people who raise pigs, and can create jobs.  However, behind the positive impact of pigs, there are also negative impacts that arise, pig waste processing in the Manokwari region has not been carried out properly.  The processing of pig livestock waste that has not been managed optimally causes problems for the environment and surrounding communities such as water pollution, air pollution, soil pollution and a bad impact on health.  This study aims to determine the positive and negative impacts of the externality of pigs, to determine the community's response to the existence of the pig farming business. To find out how the community can overcome the negative externalities of the Wirsi Arkuki pig farming business, West Manokwari Village.  In the results of this study, the data validity test used was triangulation, namely triangulation of sources, triangulation of techniques, and triangulation of time. The most influential externalities were negative externalities, namely air pollution, soil pollution and water pollution.


Usaha ternak babi jika dikelola dengan optimal dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat yaitu sebagai komoditas ekspor, dapat menghasilkan daging sebagai produk olahan yang dapat dikonsumsi masyarakat, menunjang perekonomian masyarakat yang beternak babi, dan dapat membuka lapangan pekerjaan. Namun dibalik dampak positif dari ternak babi ini, ada juga dampak negatif yang timbul, pengolahan limbah ternak babi di Wilayah Manokwari belum dilakukan secara baik. Proses pengolahan limbah ternak babi yang belum dikelola secara optimal menimbulkan masalah bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya seperti pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah dan berdampak buruk bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui  dampak positif dan negatif dari eksternalitas ternak babi, untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap keberadaan usaha ternak babi,Untuk mengetahui cara masyarakat dalam mengatasi eksternalitas negatif dari usaha ternak babi Wirsi Arkuki, Kelurahan Manokwari Barat. Dalam hasil penelitian ini Uji validitas data yang digunakan adalah Triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu, eksternalitas yang paling berpengaruh adalah eksternalitas negatif yaitu polusi udara, pencemaran tanah dan pencemaran air.

References

Anonim. (2011). Ternak Babi. Diakses Maret 15 Maret 2020
Anufia, T. A. (2019). Resume;Instrumen Pengumpulan Data . Sorong: STAIN.
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT.Rineka Cipta.
Arikunto. (2008). Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek). Jakarta: Rineka Cipta.
Aryadin. (2010). Nutrisi Babi. Diakses Tanggal 15 Maret 2020.
Arifin, B. (2004). Analisis Ekonomi Pertanian Indonesia. Jakarta: Kompas.
BPP (2020). Data populasi Ternak Babi di Manokwari. Manokwari: BPP Manokwari.
BPS (2020). Kabupaten Manokwari Dalam Angka,Populasi Ternak Menurut Jumlah Ternak Yang Dipotong. Manokwari: BPS.
Bungin, B. (2003). Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofis Dan Metodologi Ke Arah Penguasaan Model Aplikasi . Jakarta: PT Raja Grafindo Sejahtera.
Jornal For The Biological Stabilization Of Cattle Manure. Chemosphere 27 (2008)
Herawati, E. (2008). Analisis Pengaruh Faktor Produksi Modal, Bahan Baku, Tenaga Kerja dan Mesin Terhadap Produksi Glycerine Pada PT.Flora Sawita Chemindo Medan. Sumatera Utara: Universitas Sumatera Utara.
Indiahono, Dwiyanto. 2009. Kebijakan Publik Berbasis Dynamic Policy Analysis.Yogyakarta:Gava Media.
Irawan, H. (2002). Prinsip Kepuasan Pemasaran Edisi 12 Jilid 2. Jakarta: Indeks.
Juliansah, M. H. (2010). Analisis Keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)Bantar Gebang Bekasi. Bekasi: Universitas Indonesia.
Khusaini, .Mohammad. (2006). Ekonomi Publik Desentralisasi Fiscal dan Pembangunan Daerah. Jawa Timur: BPFE UNIBRAW.
Lazcano, C Gomez-Brandon, M., Domingues, J. 2008. Comparison Of The Effectiveness Of Composing.
Miles, M. B. (2007). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohisi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Miller, R.L & Meiners E, R. (2000). Teori Mikroekonomika Intermediate, Penerjemahan Haris Munandar. Jakarta: PT.Grafindo Persada.
Mangkoesoebroto, G. (2001). Ekonomi Publik, Edisi-III, . Yogyakarta: BPFE.
Mankiw,N. Gregory.,ddk,2013. Pengantar Ekonomi Mikro, penrbit Salemba Empat, Jakarta Selatan.
Mohammad, K. (2006). Ekonomi Publik Desentralisasi Fiscal Dan Pembangunan Daerah. Madang: BPFE UNIBRAW.
Moleong Lexy J.(2007)metodologi penelitian kualitatif,PT.Remaja Rosadakartya Offset, Bandung.
Mukhlis Imam, (2009). Eksternalitas Pertumbuhan Ekonomi Dan Pembangunan Berkelanjutan Dalam Perspektif Teoritis. Universitas Negeri Malang.Malang.
Murni, A. (2006). Ekonomi Makro Pertumbuhan Ekonomi Dan Kebijakan Makro. Bandung: PT.Refika Aditama.
Reksohadiprodjo, S. (2019). Ekonomika Publik Edisi Pertama. Yogayakarta: Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.
Statistik Abstract view : 4 times
Statistik PDF Views : 3 times
Published
2021-07-22
How to Cite
NELWAN, Devarata; PARINUSA, Sisilia Maria; TEWERNUSSA, Ketysia Imelda. Analisis Dampak Eksternalitas Usaha Ternak Babi Terhadap Kehidupan Masyarakat (Studi Kasus Wirsi Arkuki Kelurahan Manokwari Barat Distrik Manokwari Barat). Lensa Ekonomi, [S.l.], v. 15, n. 01, p. 80-103, july 2021. ISSN 2623-0895. Available at: <https://journal.feb.unipa.ac.id/index.php/lensa/article/view/139>. Date accessed: 31 july 2021. doi: https://doi.org/10.30862/lensa.v15i01.139.